Jika Anda Berminat Ingin Meningkatkan Hasil Panen Penerapan Pakai Cara Organik,
Untuk Pemesanan Produk NASA Silahkan Hubungi: 081904252629(XL) 081233750366(Simp)
Go Organik NASA

Cara Mengatasi Penyakit Kuning Pada Tanaman Lada

Penyakit Kuning pada tanaman Sahang/Lada
 
Banyak Kasus pada tanaman lada yang daunnya menguning dan rontok kemudian mengering dan mati. Tentunya akan membuat petani lada berpikir keras untuk mengembalikan kesehatan tanaman lada seperti semula.
Apakah sebetulnya penyebabnya? diantaranya disebabkan serangan nematoda ataupun fusarium pada akar. 
Bagaimana cara mengatasinya? 
Cara mengatasinya dengan mengatasi dengan teknologi organik NASA adalah dengan menggunakan Produk Supernasa dan Natural Glio.
Bagaimana Cara mengaplikasikan Supernasa dan Natural Glio? 
Caranya Mudah kita ambil contoh untuk 150 tanaman lada, 2 botol supernasa @250gr dan 2 kotak Natural Glio diencerkan dengan 150 liter air. 
Selanjutnya kocorkan masing-masing pohon 1 liter larutan Supernasa + Natural Glio. Lakukan lagi dengan dosis yang sama setelah 20 hari pengaplikasian pertama.
Pengaplikasian selanjutnya 2 bulan sekali dan 3 bulan sekali.
 
Catatan: Terapi Tanaman Lada ini bisa dilakukan bila tanaman lada masih ada daunya atau belum rontok semua. Kalau sudah Terlihat tanda-tanda daun menguning silakan segera lakukan terapi ini, karena penyebaran serangan penyakit ini sangat cepat. 

Penyakit kuning dan M.incognita, luka akibat serangan nematoda memudahkan F.oxysporum menginfeksi tanaman. Adanya serangan nematoda dan jamur juga menyebabkan tanaman peka terhadap kekeringan dan kekurangan unsur hara.
Gejala penyakit kuning terlihat di bagian tajuk dan akar permukaan tanah. Pertumbuhan tanaman yang terserang akan terhambat, daun kuning kaku, dan akar rusak. Pada stadium penyakit semakin tinggi daun akan mengarah ke batang, rapuh sehingga mudah gugur dan akhirnya tanaman gundul. Gejala serangan berupa kerusakan akar akibat serangan R.similis dan terdapat bintil-bintil akar (puru) akibat serangan M.incognita.

isebabkan oleh keadaan yang kompleks berupa serangan nematoda (Radopholus similis dan Meloidogyne incognita), jamur parasit (Fusarium oxysporum), tingkat kesuburan tanah yang rendah, serta kelembaban atau kadar air tanah rendah. Penyakit ini banyak dijumpai di wilayah Bangka dan Kalimantan dan menyebabkan kehilangan hasil sebesar 80%. Penyakit kuning diawali serangan nematoda R.simili.


Natual GLIO untuk mengendalikan penyakit layu 
Kita tahu dan sebaiknya harus tahu bahwa pengendalian hama secara biologi atau pengenda­lian hayati mendapat perhatian yang cukup besar di dunia pertanian. Hal ini antara lain disebabkan oleh kesadar­an masyarakat yang semakin tinggi akan bahayanya pengaruh samping penggu­naan pestisida kimia baik terhadap ma­nusia maupun lingkungan. Dampak ne­gatif penggunaan pestisida yang kurang bijaksana akan menimbulkan resistensi hama, resurgensi hama, munculnya hama kedua, terbunuhnya jasad bukan sasaran ( musuh alami , residu pestisida dan pencemaran lingkungan. Kecen­derungan masyarakat untuk menikmati hasil - hasil pertanian yang bebas residu pestisida semakin meningkat. Di sam­ping kebijaksanaan pemerintah dalam pengendalian dengan sistem pengelo­laan hama terpadu (PHT) sesuai UU No. 12 tahun 1992 juga mendorong untuk memberi kesempatan peran yang besar pada pengendalian hayati.

Salah satu agens hayati yang bisa digunakan sebagai pengendalian hayati atau biologi adalah jamur entomopatogenik ( jamur yang memakan hama ) dan jamur antagonis ( Jamur yang memakan jamur) Ada beberapa alasan mengapa jamur entomopatogenik dan jamur antagonis banyak menjadi pilihan untuk pengendalian hama penyakit dari pada organisme lain. Diantaranya jamur entomopatogenik dan jamur antagonis mempunyai kapasitas reproduksi yang tinggi, siklus hidupnya pendek, dapat membentuk spora yang dapat bertahan lama di alam, bahkan dalam kondisi yang tidak menguntungkan sekalipun. Disamping itu relatif aman, bersifat selektif, kompatibel dengan berbagai insektisida, relatif mudah diproduksi, kemungkinan menimbulkan resistensi sangat kecil. Selain itu, di beberapa negara maju telah digunakan secara rutin dan meluas, misalnya Rusia telah menggunakan Beauveria bassiana untuk mengendalikan Penggerek umbi Kentang, Colarado potato beetle (Laspeyresia pomonella ).

Keberhasilan pemanfaatan jamur en­tomopatogenik dan jamur antagonis di lapangan sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan (suhu, kelembaban), jumlah spora (termasuk viabilitas dan virulen­sinya) yang disemprotkan, sehingga kemungkinan spora sampai sasaran cukup banyak. Di samping itu perlu di­ketahui biologi hama atau daur hidupnya agar waktu penyemprotan dapat lebih tepat. Juga saat penyemprotan harus benar-benar tepat, maksudnya tidak di­semprotkan pada waktu matahari terik, sebaiknya aplikasinya pada waktu men­dung atau sore hari. 

Viabilitas ( daya hidup ) spora jamur entomopatogenik dan jamur antagonis di­pengaruhi oleh faktor suhu, kelembaban, pH, radiasi sinar matahari dan senyawa kimia seperti nutrisi dan pestisida. Hal ini penting untuk dipelajari, sebab syarat suatu patogen berhasil baik digunakan sebagai agensia pengendali hama yaitu harus memiliki viabilitas dan virulensi ( daya bunuh ) yang tetap terpelihara atau tinggi.jamur antagonis adalah Glio­cladium sp, Trichoderma sp. ( Natural GLIO ) yang dikeluarkan oleh PT. Na­tural Nusantara Jogjakarta merupakan satu-satunya agens hayati yang telah bersertifikat dari komisi pestisida. 
Natual GLIO untuk mengendalikan penyakit layu baik Fusarium (jamur) atau Xanthomonas sp dan Pseudomonas sp. (bakteri) dan bisa mengendalikan penyakit akar gada pada kobis dan akar putih pada tanaman per­kebunan ( kakao, karet, sawit, sengon, kopi, teh dan kina ).



Cara pemesanan:
SMS/Telp untuk konfirmasi Pemesanan 081904252629
Kemudian akan dihitung jumlah biaya yang harus ditransfer,
Transfer biaya pembelian + bea kirim (bila diperlukan) sesuai dengan pemesanan melalui
Rekening BCA : 4451266548 a/n Joko Nur Cahyo
BCA Cab. Katamso Yogyakarta.  atau
Rekening BRI : 6640-01-024468-53-9 a/n Joko Nur Cahyo BRI unit Kasihan Bantul
Konfirmasi Nama dan Alamat pengiriman Via Hp 081904252629(XL) 081233750366(Simp)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Mengatasi Penyakit Kuning Pada Tanaman Lada"

Posting Komentar